Pembangunan infrastruktur fokus pada azas manfaat, Djufrie : Salah satunya pemerataan pendidikan di wilayah 3T

Pembangunan Infrastruktur mengacu azas manfaat, Djufrie : Salah satunya pemerataan pendidikan di wilayah 3T

Paguntara.com – TANJUNG SELOR, Guna memaksimalkan berjalannya pembangunan di daerah khususnya di Kalimantan Utara (Kaltara), ada beberapa catatan yang menjadi perhatian.

Ketua DPRD Kalimantan Utara, H. Achmad Djufrie menyebut pembangunan infrastruktur di daerah harus direncanakan secara matang dan berbasis pada analisis manfaat biaya agar memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.

Politisi Partai Gerindra ini menekankan pentingnya perencanaan berbasis analisis manfaat biaya dan penguatan pemeliharaan agar pembangunan berkelanjutan.

Pembangunan fisik yang tidak diiringi perhitungan manfaat dan biaya tentu jelas berisiko, tidak optimal serta membebani anggaran pada tahun-tahun berikutnya.

Menurutnya, pemeliharaan sarana yang sudah dibangun juga kerap terabaikan. Pemerintah tak perlu fokus pada pembangunan baru, utamakan juga perawatan dan pemeliharaan pembangunan yang sudah ada.

“Pembangunan tidak boleh hanya fokus pada proyek baru, tetapi juga harus memperhatikan pemeliharaan agar infrastruktur yang ada tetap berfungsi secara maksimal dan berkelanjutan, pemakaian dalam waktu jangka panjang,” paparnya.

Selain infrastruktur, Djufrie menyoroti pentingnya pemerataan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh wilayah Kaltara, terutama daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ia menyebut kualitas pendidikan tidak boleh ditentukan oleh lokasi geografis.

Pemerataan sarana dan prasarana pendidikan secara tidak langsung bisa meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Kaltara.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara diharapkan tetap menjaga pemerataan sarana prasarana pendidikan, terutama di wilayah 3T, itu sangat penting.” Pintanya. (Ifa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.