Evaluasi MBG di Tarakan: Tim Asistensi Soroti Efektivitas Distribusi, SPPG Pamusian 3 Pastikan Standar Gizi dan Dapur Aman
Paguntara.com-Tarakan, Kepala Tim Asistensi Wilayah Kalimantan Utara, Yoko Handani, SE., MM., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tarakan, khususnya di Kecamatan Tarakan Tengah.
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kinerja pihak SPPG—mulai dari pengecekan saluran Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), kebersihan dapur, pengelolaan stok bahan basah dan kering, hingga seluruh aspek penunjang pengelolaan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Yoko sendiri terperinci melakukan pemeriksaan terhadap hal sekecil apapun terkait produksi MBG, jangan sampai ada celah yang berdampak pada makanan yang akan dikonsumsi oleh penerima tersebut.
“IPAL sampai tempat produksi semua kita pastikan harus aman.” Sebutnya. 
Di tengah kunjungan tersebut, Yoko mengungkapkan bahwa sistem penyaluran MBG yang berjalan saat ini—yakni melalui pembagian langsung ke sekolah-sekolah—dianggap masih kurang efektif karena rawan risiko anak menerima makanan yang sudah tidak fresh.
“Kita masih memantau dan melihat gimana untuk kedepannya jika MBG ini dilakukan dengan makan secara prasmanan, jadi ompreng (tempat makan, red) akan dibagikan ke anak dalam keadaan kosong untuk mengambil makanan prasmanan yang sudah disiapkan,” ujar Yoko.
Selain itu, untuk menjamin transparansi pekerjaan dan pengawasan yang cepat serta efektif, ia juga meminta agar di tiap dapur MBG disiapkan kamera pengawas CCTV yang terkoneksi langsung dengan Badan Gizi Nasional (BGN) pusat.
“Transparansi akan terlihat, dengan adanya kamera CCTV untuk trial and error nya sangat kecil atau mungkin sebisa mungkin ditekan agar tidak terjadi.” Tambahnya.
Menanggapi standar operasional di lapangan, Ahli Gizi SPPG Pemusian 3, Fadlul Rahman Hulopi, menyampaikan bahwa operasional penyediaan makanan telah berjalan dengan baik dan aman tanpa kendala berarti selama kurang lebih 11 bulan atau hampir satu tahun belakangan ini.
Dalam pelayanannya, SPPG Pamusian 3 menyuplai makanan untuk empat satuan pendidikan dengan rincian:
SDN 037: Sekitar 600 porsi per hari.
SD Utama 1: Sekitar 700 porsi per hari.
TK: Sekitar 20 porsi per hari.
Posyandu: Menjadi sasaran untuk sisa porsi harian.
Secara keseluruhan, total porsi yang disiapkan setiap harinya mencapai kurang lebih 2.333 porsi.
Dari segi gizi, porsi karbohidrat disesuaikan sekitar 150 gram (besar) dan 100 gram (kecil), protein hewani 40–45 gram, serta protein nabati 30–50 gram.
Sedangkan dari aspek kebersihan dan kesehatan, SPPG Pamusian 3 memberlakukan sistem cleaning service pagi dan malam secara bergantian.
Seluruh proses pengolahan didukung oleh sekitar 47 personel (termasuk tenaga dapur, aslab, dan admin) yang terbagi dalam sistem batch kerja dari tahap persiapan pukul 07.00 WITA hingga distribusi pada sore hari.
Dengan adanya pengawasan ketat dari Tim Asistensi serta kesiapan operasional di tingkat dapur, program MBG di Tarakan khususnya di Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah diharapkan dapat terus disempurnakan demi kesehatan dan keamanan anak-anak sekolah. (Ifa)












