Ketua Komisi III DPRD Kaltara, Jufri Budiman lulus Magister di Kampus Pencetak Pemimpin Bangsa

Ketua Komisi III DPRD Kaltara, Jufri Budiman Lulus Magister di Kampus Pencetak Pemimpin Bangsa

Paguntara.COM, SURABAYA – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Jufri Budiman, S.Pd., M.M., resmi menyelesaikan studi pascasarjananya.

Dalam prosesi wisuda yang digelar Sabtu (14/02/2026), politisi Partai Gerindra ini berhasil meraih gelar Magister Manajemen (M.M.) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Artha Bodhi Iswara (STIE ABI) Surabaya.

Menariknya, Jufri Budiman tidak sendiri. Kampus yang telah berdiri sejak tahun 1960 tersebut juga meluluskan tokoh-tokoh penting lainnya, termasuk Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M. Wisuda kali ini pun terasa spesial karena diikuti oleh mahasiswa internasional dari Thailand, Arab Saudi, Jepang, hingga Inggris, serta lulusan dari 10 provinsi di Indonesia melalui program kuliah daring.

Momentum bersejarah ini turut disaksikan oleh Ketua DPRD Kaltara, H. Achmad Djufrie, serta Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kaltara, Yoko Handani, yang juga ikut diwisuda dalam angkatan yang sama.

Dalam sambutannya, Ketua STIE ABI Surabaya, Dr. Sutoyo, S.H., S.E., M.M., menyampaikan pesan bangga kepada para wisudawan.

“Dengan ini, kami menyatakan Bapak dan Ibu lulusan STIE ABI Surabaya berhak menyandang gelar Magister Manajemen. Kami lepas kalian untuk berkarya dan menjadi ahli di dunia luar,” sebutnya.

Komitmen untuk Pengabdian di Kaltara
Bagi Jufri Budiman, perjalanan akademik selama empat semester ini bukan sekadar mengejar gelar. Ilmu ekonomi yang ia dalami dinilai sangat relevan dengan tugasnya sebagai wakil rakyat di Kalimantan Utara.

“Ilmu Magister Manajemen ini pasti sangat berguna sebagai penunjang tugas di Dewan. Ini adalah kolaborasi antara teori yang didapat dari dosen dengan praktik nyata saat kami bertugas di lapangan,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kaltara tersebut.

STIE ABI Surabaya terus menunjukkan eksistensinya dengan meluluskan ratusan mahasiswa S1 dan S2.

Sistem pembelajaran modern yang ditawarkan menjadi daya tarik bagi para profesional dengan mobilitas tinggi yang tetap ingin meningkatkan kapasitas diri (upgrade diri) sesuai tuntutan dunia kerja saat ini. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published.