Ucapkan Selamat Tinggal pada Pantauan Manual, BUSAK PAUD Jadi Solusi Literasi Anak Usia Dini
Paguntara.com – BEKASI – Memantau perkembangan literasi anak usia dini kini tak lagi rumit. Berkat inovasi digital karya Vamelia Ibrahim, mahasiswa Pascasarjana Universitas Panca Sakti, proses pemantauan kemampuan membaca dan menulis anak kini dapat dilakukan dalam satu genggaman melalui aplikasi BUSAK PAUD.
Inovasi tersebut dipaparkan secara lugas dalam ujian hasil penelitian yang berlangsung pada Selasa (24/02/2026).
Penelitian bertajuk “Aplikasi BUSAK PAUD yakni Inovasi Pemantauan Perkembangan Literasi Anak Usia Dini” tersebut berhasil dipertahankan Vamelia di hadapan dewan penguji.
Aplikasi BUSAK PAUD hadir sebagai jawaban atas tantangan pemantauan literasi yang selama ini masih bersifat manual dan terfragmentasi.
Sistem ini mengintegrasikan peran lembaga PAUD, orang tua, hingga dinas pendidikan ke dalam satu platform yang efisien dan terukur.
> “Melalui BUSAK PAUD, orang tua dapat mengetahui secara detail setiap tahapan perkembangan membaca dan menulis anak secara mandiri. Sistem ini juga dilengkapi rekomendasi dan stimulasi yang disesuaikan dengan kebutuhan unik masing-masing anak,” ujar Vamelia.
Ia menambahkan bahwa aplikasi ini bukan sekadar alat dokumentasi, melainkan jembatan komunikasi yang memastikan pendampingan anak di rumah berjalan berkesinambungan dengan program di sekolah.
Dukungan Akademisi dan Harapan Nasional
Dekan Pascasarjana Universitas Panca Sakti, Nita Priyanti, memberikan apresiasi tinggi terhadap riset ini.
Ia menilai BUSAK PAUD sangat relevan dengan upaya peningkatan literasi nasional.
“Penelitian ini memiliki dampak besar. Kami berharap hasil riset ini dapat didiseminasikan secara luas agar manfaatnya dirasakan secara masif di berbagai daerah,” ungkap Nita.
Sidang tersebut dipimpin oleh Ketua Penguji Zaharuddin, S.E., M.M., Ph.D., didampingi anggota penguji Assoc. Prof. Dr. Erna Budiarti, M.Pd., dan Dr. Sisca Cletus Lamatokan, M.Pd. Dewan penguji memberikan sejumlah masukan konstruktif agar aplikasi ini siap menjadi standar baru pemantauan literasi di era digital.
Kontribusi untuk Tana Tidung
Usai dinyatakan lulus, Vamelia mengungkapkan rasa syukurnya.
Meski memiliki potensi skala nasional, Vamelia menaruh harapan besar agar inovasinya dapat memberikan dampak nyata bagi tanah kelahirannya.
“Saya berharap inovasi ini bisa membantu meningkatkan literasi anak-anak, terutama di Kabupaten Tana Tidung, sehingga mereka memiliki fondasi yang kuat untuk masa depan,” ungkapnya. (***)












