Antisipasi Kelangkaan di Perbatasan, Komisi III DPRD Kaltara Desak Penambahan Alokasi BBM

Antisipasi Kelangkaan di Perbatasan, Komisi III DPRD Kaltara Desak Penambahan Alokasi BBM

TARAKAN, Paguntara.com – Dua pekan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi perhatian serius. PT Pertamina Pertra Niaga memperketat pengawasan stok agar tidak terjadi kelangkaan yang akan memicu gejolak di masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kaltara, Jufri Budiman, menegaskan bahwa kawasan perbatasan seperti Sebatik, Nunukan, dan sekitarnya memerlukan atensi khusus mengingat mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat tajam.

“Untuk daerah Krayan, permintaan BBM menjelang lebaran mungkin tidak sedrastis wilayah lain. Namun, di Nunukan dan sekitarnya, kebutuhan ini sangat mendesak. Meskipun begitu, bukan berarti Krayan ditinggalkan, alokasi tetap harus terjaga,” ujar Jufri, Rabu (4/3/2026).

Beberapa titik krusial yang diprioritaskan meliputi Sembakung, Sebatik, dan Sebuku. Sementara untuk wilayah Krayan, pengawasan difokuskan mulai dari Long Bawan hingga Long Layu yang merupakan pintu masuk perbatasan Indonesia-Malaysia.

Politisi Partai Gerindra ini juga meminta Pertamina bersikap fleksibel dalam menambah pasokan jika ditemukan stasiun pengisian yang mengalami kekurangan stok, selama tetap dalam koridor aturan yang berlaku.

“Kami meminta agar wilayah perbatasan dilakukan penambahan stok. Jika ada alokasi yang dirasa kurang, segera ditambah agar kebutuhan masyarakat terpenuhi maksimal,” pintanya.

Selain BBM, Jufri juga menyoroti ketersediaan LPG yang krusial bagi kebutuhan rumah tangga menjelang hari raya. Ia menargetkan distribusi gas melon tersebut sudah aman sepenuhnya pada H-2 Lebaran.

Ia menyadari bahwa kendala utama pendistribusian di perbatasan masih berkutat pada masalah infrastruktur jalan. Oleh karena itu, pihaknya membuka ruang koordinasi jika Pertamina menemui kendala di lapangan.

“Jika ada kendala distribusi atau stok, segera koordinasikan dengan kami di DPRD Kaltara. Kami akan segera membahasnya bersama dinas terkait untuk mencari solusi bersama,” tambah Jufri.

Menutup keterangannya, Jufri berharap seluruh pihak bekerja sigap mengingat Idulfitri tinggal menghitung hari.

“Saya minta alokasi yang kurang segera ditambah, dan untuk LPG, saya harap pada H-2 semuanya sudah terpenuhi dengan maksimal,” pungkasnya. (Ifa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.