Jufri Budiman Dorong Kemandirian Desa di Kaltara Melalui Penguatan BUMDes
Paguntara.com – TARAKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Jufri Budiman, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) sekaligus mempererat tali silaturahmi bersama warga Kota Tarakan di Hotel Galaxy, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam suasana hangat ini dirangkai dengan agenda buka puasa bersama.
Fokus utama dalam pertemuan ini adalah membedah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan Masyarakat Desa dengan Nara Sumber, Yoko Handani, Salah satu Penggiat Usaha Desa.
Jufri Budiman menjelaskan bahwa Raperda ini merupakan instrumen krusial untuk menciptakan desa yang mandiri dan sejahtera.
Di dalamnya, diatur berbagai mekanisme tata kelola pemerintahan desa hingga strategi penggalian potensi lokal.
> “Tujuan utama Raperda ini adalah memastikan masyarakat Kaltara mendapatkan manfaat nyata dari potensi daerah masing-masing. Kami ingin warga paham mengenai manfaat, koridor hukum, tanggung jawab, hingga sanksi yang diatur di dalamnya,” ungkap pria yang menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kaltara tersebut.
Dalam paparannya, Jufri menekankan bahwa kemandirian ekonomi desa bisa dicapai melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Menurutnya, BUMDes merupakan motor penggerak ekonomi yang mampu membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan pendapatan asli desa.
Saat ini, payung hukum tersebut masih terus digodok secara intensif oleh Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kaltara.
Sejauh ini, tahapan krusial seperti harmonisasi dengan Kanwil Kemenkumham di Samarinda telah diselesaikan pada akhir tahun lalu.
Jufri berharap, setelah Raperda ini disahkan, regulasi tersebut tidak hanya berakhir sebagai tumpukan kertas, melainkan benar-benar diimplementasikan secara konkret di lapangan. Pihaknya berharap dengan sosialisasi ini penyuluhan mengenai BumDes ini berjalan maksimal.
“Kami ingin ada efek domino positif. Desa yang mandiri secara ekonomi akan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera secara merata di wilayah Kalimantan Utara ini,” pungkasnya. (***)












