Wujudkan kedaulatan pangan, DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Tarakan resmi dikukuhkan

Wujudkan Kedaulatan Pangan, DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Tarakan Resmi Dikukuhkan
Paguntara.com, TARAKAN – Sektor pertanian di Bumi Paguntaka memasuki babak baru. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kota Tarakan resmi dilantik pada Jumat (16/1) malam, membawa misi besar yakni memerdekakan petani dari jerat kemiskinan dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. TMI diproyeksikan menjadi “jembatan emas” yang menghubungkan keringat petani di ladang dengan kebijakan strategis di meja pemerintahan.

Ketua TMI Kota Tarakan yang baru dilantik, Simon Patino, menegaskan bahwa langkah awalnya adalah melakukan pembenahan data. Ia tidak ingin lagi mendengar ada petani yang kesulitan mendapatkan haknya.

“Fokus kami jelas yakni memastikan bantuan pemerintah, mulai dari pupuk hingga bibit, sampai ke tangan yang benar. Kami akan mendata ulang seluruh kelompok tani agar program ketahanan pangan di Tarakan tidak hanya maksimal di atas kertas, tapi nyata di lapangan,” tegas Simon.

Ketua DPW TMI Kaltara, Jufri Budiman, menginstruksikan pengurus untuk segera melakukan konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput. Ia berharap TMI menjadi solusi nyata bagi persoalan klasik petani lokal.

Dukungan serupa datang dari Ketua Dewan Pembina TMI Kaltara, Ibnu Saud Is. Ia menekankan bahwa sebagai wilayah perbatasan, Tarakan memiliki peran strategis dalam kedaulatan pangan nasional. Salah satu kuncinya adalah transformasi teknologi.

“Tani Merdeka adalah gerakan. Kita harus mendorong modernisasi agar sektor pertanian di Tarakan melek teknologi. Ini penting agar profesi petani kembali menjadi daya tarik bagi generasi muda, bukan lagi simbol kemiskinan,” ujar Ibnu Saud Is.

Sinergi untuk Masa Depan
Hadirnya TMI di Kota Tarakan diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertanian yang lebih sehat.

Dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah, organisasi ini berambisi memutus rantai kendala sarana produksi yang selama ini menghambat produktivitas petani lokal.

Acara pelantikan ini ditutup dengan semangat optimisme bahwa di bawah bendera Tani Merdeka, kesejahteraan petani di Kalimantan Utara akan meningkat seiring dengan semakin kokohnya ketahanan pangan daerah.
(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.