Garansi Akurasi Program, Pansus LKPj DPRD Kaltara Sinkronkan Data Laporan dengan Fakta Lapangan
Paguntara.com – TARAKAN– Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun Anggaran 2025 melakukan “uji petik” data secara marathon selama dua hari (23-24/04/26).
Pansus memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengonfirmasi hasil monitoring lapangan di Ruang Rapat Kantor Badan Penghubung Kaltara, Tarakan.
Ketua Pansus LKPj, Dino Andrian, SH, menegaskan bahwa rapat ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah krusial untuk menguji kejujuran data laporan pemerintah di atas kertas dengan realita yang ditemukan anggota dewan di lapangan.
“Kami ingin memastikan bahwa data yang disampaikan benar-benar valid dan sesuai fakta. Ini soal efektivitas program; apakah anggaran yang keluar benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Dino Andrian.
Rapat koordinasi ini menghadirkan instansi-instansi vital secara bergantian.
Pada hari pertama, Pansus mencecar data dari RSUD dr. H. Jusuf SK, Dinas Lingkungan Hidup, Biro Kesra, Dinas Pertanian, hingga Dinas Perhubungan. Intensitas rapat berlanjut di hari kedua dengan menghadirkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Bapenda, serta BKAD untuk mendalami aspek keuangan dan aset daerah.
Sekretaris Pansus, Herman, S.Pi., menambahkan bahwa keterbukaan OPD sangat menentukan bobot rekomendasi yang akan diberikan DPRD kepada pemerintah daerah.
“Data komprehensif adalah kunci. Rekomendasi yang konstruktif hanya bisa lahir jika OPD jujur dengan capaiannya. Kami ingin ada perbaikan kinerja yang nyata di masa depan,” tambah Herman.
Melalui validasi berbasis data ini, Pansus LKPj menargetkan penyusunan rekomendasi strategis yang akan dibacakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltara sebagai pedoman perbaikan pelayanan publik di Bumi Benuanta. (***)












