Menuju Swasembada Pangan Kaltara: Kolaborasi Pemprov dan Kota Tarakan Pacu Pertanian Modern Berbasis Drone
Paguntara.com – TARAKAN– Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Tani Merdeka Indonesia (DPD TMI) Kalimantan Utara menjadi momentum besar bagi kebangkitan sektor pertanian di Bumi Benuanta.
Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pemerintah daerah, perwakilan Kementerian Pertanian, serta Ketua Umum DPP TMI, Don Muzakir, Ketua DPW Kaltara, Jufri Budiman di Lapangan Parkir Hotel Tarakan Plaza pada Sabtu (11/7/2026).
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama Pemerintah Kota Tarakan menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan TMI dalam mewujudkan swasembada dan kemandirian pangan, sejalan dengan arahan Presiden RI.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara, Ir. Wahyuni Nusban, M.A.P., menyampaikan bahwa Pemprov Kaltara telah mencanangkan PMAAS (Pertanian Modern, Maju, Produktif, dan Berkelanjutan).
Menurut Wahyuni, TMI harus menjadi motor penggerak yang menjembatani petani dan pemerintah.
“Pertanian modern bukan hanya sekadar menggunakan alat yang lebih canggih, melainkan sistem yang presisi dan terintegrasi dari hulu ke hilir. Ini adalah PR besar bagi anggota DPD TMI yang baru dilantik,”
Pemprov Kaltara juga mengajak seluruh keluarga besar di Kaltara untuk menjadi pelopor pertanian modern guna membangun sektor pertanian yang maju dan produktif.
Sementara itu, Wali Kota Tarakan, dr. Khaerul, M.Kes., mengungkapkan bahwa Kota Tarakan terus bergerak mendukung program swasembada pangan nasional melalui program cetak sawah. Saat ini, Tarakan telah merealisasikan sekitar 200 hektar lebih lahan cetak sawah.
Menariknya, program pertanian di Tarakan telah menerapkan teknologi digital (pertanian modern) yang selaras dengan visi Pemprov Kaltara. Lahan sawah di Tarakan kini memanfaatkan drone untuk menyebar benih dan memupuk tanaman. Hasilnya, Tarakan sukses melangsungkan panen perdana beberapa waktu lalu.
“Walaupun lahan kami terbatas, alhamdulillah cetak sawah sudah berjalan. Bahkan, insyaallah pada tahun 2027 mendatang, kita targetkan akan mencetak lagi sekitar 150 hektar lahan baru berkat dukungan penuh dari Kementerian Pertanian,” kata dr. Khaerul.
Guna mengejar produktivitas cetak sawah tersebut, ia membeberkan bahwa Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai akan mulai membangun infrastruktur irigasi pada tahun depan.
Di akhir sambutannya, Wali Kota Tarakan berharap kehadiran DPD TMI Kaltara tidak hanya berhenti pada seremonial pelantikan, melainkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menekan biaya produksi petani melalui bantuan dan kolaborasi anggaran, baik dari pusat maupun daerah.
“Urusan pangan ini sangat vital. Jika kita susah, tidak ada negara lain yang mau membantu. Kita harus berdiri di atas kaki sendiri. Tarakan sendiri sudah panen pertanian belum lama ini. Kami berharap TMI, khususnya di bawah arahan DPP, dapat membantu menjembatani bantuan bagi petani kita di Kaltara dan Tarakan agar harga pangan tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ifa)












